Berita

PAUS FRANSISKUS/REUTERS

Dunia

Paus Fransiskus Minta AS Pertimbangkan Serang Suriah

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2013 | 12:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Konflik yang terjadi di Suriah, nampaknya tidak hanya memilukan umat muslim.

RMOL. Pemimpin tertinggi Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus menggelar puasa dan doa bersama ratusan ribu umat Katolik dari seluruh dunia di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (7/9) malam.

Dalam layanan doa untuk Suriah yang berlangsung sekitar lima jam, Paus meminta Amerika Serikat dan Perancis untuk merenungkan kembali serangan militernya sebagai pendekatan konflik dalam pertempuran yang meningkat di Suriah.


"Berapa banyak konflik, berapa banyak perang telah menghina sejarah kita?" imbuh Paus, sebagaimana dilansir dari TIME (Minggu, 8/9).

"Bahkan hari ini, kita mengangkat tangan (berdoa) kita untuk saudara kita. Kekerasan dan perang hanya menyebabkan kematian," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Paus juga meminta kepada semua orang untuk tidak menambah kesedihan mereka.

"Bisakah kita menjalani hidup dengan cara-cara damai?" ia melanjutkan.

Sebelumnya, doa dan puasa bersama juga pernah dilakukan oleh Paus Yohanes Paulus II yang menentang aksi militer AS di Irak pada 2003.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya