Berita

John Kerry/net

Menlu AS Rayu Perancis Intervensi Suriah

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2013 | 10:59 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dalam kunjungannya ke Perancis, Menteri Luar Negeri AS John Kerry memamerkan kefasihannya dalam berbahasa Perancis dalam konferensi persnya di sebuah hotel ternama di Paris, Quai d' Orsay, Sabtu (7/9).

Menggunakan bahasa Perancis, Kerry yang didampingi Menlu Perancis Laurent Fabius mencoba menelusuri sejarah hubungan AS dan Perancis yang diawali sejak Revolusi Amerika.

"Ketika Presiden Kennedy mengunjungi Jenderal de Gaulle di Paris sekitar 50 tahun yang lalu, ia mengatakan hubungan antara Perancis dan Amerika Serikat sangat penting untuk melestarikan kebebasan di seluruh dunia," kata Kerry, seperti dilansir Reuters (Minggu, 8/9).


"Hari ini, kita dihadapkan dengan serangan senjata kimia brutal di Suriah. Ini menunjukkan bahwa hubungan yang dimaksud oleh Presiden Kennedy ternyata lebih penting daripada sebelumnya," tambahnya.

Nampaknya, hal tersebut merupakan upaya Kerry untuk merayu Perancis agar bergabung dengan Amerika Serikat dalam setiap aksi militer terhadap Suriah, setelah sebelumnya sebuah jajak pendapat Ifop menunjukkan 68 persen dari masyarakat Perancis menentang pemerintahnya untuk melakukan tindakan militer terhadap Suriah. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya