Berita

malala/net

Dunia

Setelah Ditembak Taliban, Malala Yousafzai Raih Nobel Perdamaian Anak Internasional 2013

SABTU, 07 SEPTEMBER 2013 | 17:48 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Malala Yousafzai (16), remaja Pakistan yang kepalanya ditembak pada Oktober lalu oleh Taliban menerima Hadiah Nobel Perdamaian Anak Internasional 2013 kemarin.

Pada acara penganugerahan yang berlangsung di Den Haag, Belanda tersebut, Malala bersumpah tetap mengkampanyekan pendidikan bagi anak perempuan, dan mendedikasikan perjuangannya untuk dunia agar
setiap orang bisa bersekolah.

"Aku hanya satu-satunya sasaran kekerasan mereka," kata Malala dalam pidato penerimaannya mengacu penembakan yang nyaris fatal ketika peluru penembak Taliban menyerempet otaknya.

"Aku hanya satu-satunya sasaran kekerasan mereka," kata Malala dalam pidato penerimaannya mengacu penembakan yang nyaris fatal ketika peluru penembak Taliban menyerempet otaknya.

"Ada banyak orang lain yang harus kita perjuangkan. Sehingga anak-anak di seluruh dunia dapat memiliki hak untuk bersekolah," lanjutnya disambut gemuruh tepuk tangan, seperti dilansir Dawn.Com (Sabtu, 7/9).

Hadiah Nobel Perdamaian Anak Internasional adalah sebuah inisiatif dari KidsRights Foundation yang berbasis di Belanda, yang diluncurkan pada tahun 2005 oleh mantan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev.

Pemenang tahun lalu adalah Cris Valdez (13) yang bekerja demi anak-anak jalanan Filipina sementara dia sendiri masih miskin. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya