Rakernas III PDI Perjuangan merupakan momentum strategis, tidak hanya bagi kepentingan partai melainkan untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Rakernas diarahkan untuk konsolidasi internal guna menaikkan tingkat elektabilitas partai pada Pemilu 2014," ujar politisi muda PDI Perjuangan Valens Daki-Soo dalam keterangan tertulis, Jumat (6/9).
Jelas dia, Rekernas ini tentu saja itu tidak semata untuk kemenangan partai, melainkan terutama agar dengan kemenangan itu PDI Perjuangan lebih berpeluang besar membangun dan menata kembali bangsa melalui kepemimpinan nasional yang kuat, solid, tajam dan efektif.
Sekretaris Departemen Pertahanan dan Keamanan DPP PDIP ini mengungkapkan, setiap kader harus proaktif dan kritis serta responsif terhadap situasi dan perkembangan politik nasional.
"Kita berpolitik bukan untuk kepentingan diri sendiri, bukan pula demi kepentingan partai semata, tetapi kita berpikir dan bertindak politis dalam pigura besar kebangsaan dan kenegaraan," tegas Valens juga Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan mewakili Dapil Jabar IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) dengan nomor urut 3.
Perihal kepemimpinan nasional, menurut Valens, hal itu merupakan "key factor", faktor kunci dalam menentukan arah dan mengakselerasi perubahan bangsa. Kata dia, PDI Perjuangan pada saatnya pasti akan menentukan siapa yang diusung menjadi calon pemimpin nasional, namun pada Rakernas I di Bandung memutuskan, penetapan capres berada di tangan Ketua Umum Ibu Megawati.
"Itulah cara kami yang dipandang sebagai cara terbaik sesuai dengan kondisi internal partai," tuturnya.
Tentang figur Jokowi, Valens menilainya sebagai sosok pemimpin yang berkarakter kuat, berani, sederhana dan berkomitmen kerakyatan.
"Pak Jokowi adalah figur yang berkarakter kuat dengan kepribadian integral. Integritasnya tinggi. Namun soal peluang beliau menjadi capres, itu kewenangan para pimpinan partai untuk bicara dan memutuskan. Saya hanya berkomentar soal Rakernas secara umum dari perspektif politik nasional," tandas Valens.
[rus]