Berita

jero wacik/net

Hukum

Menteri Jero Wacik Belum Aman

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 18:44 WIB | LAPORAN:

Menteri ESDM, Jero Wacik belum aman. Meski KPK sudah menyatakan "sprindik" atas namanya palsu, Jero masih harus menjalani pemeriksaan dalam perkara suap di lingkungan SKK Migas yang menjerat bekas wakilnya, Rudi Rubiandi.

Pemeriksaan Jero Wacik sendiri diketahui akan dilakukan setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap Sekjen ESDM, Waryono Karno. Anak buah Jero itu akan diperiksa dalam waktu dekat ini.

"(Pemanggilan) Sekjen sudah ada, tapi belum tahu (waktunya kapan)," kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jumat, 6/9).


Soal pemeriksaan Jero Wacik sendiri, Johan mengaku belum mendapatkan informasinya dari penyidik. Tapi, dia berjanji akan membeberkannya ketika informasi itu sudah didapatkannya.

"Sampai hari ini belum ada pemanggilan untuk Jero," terang dia.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, saat dihubungi, dua pekan lalu mengatakan bahwa pihaknya bakal melakukan pemeriksaan terhadap Jero Wacik. Petinggi di Partai Demokrat itu bakal diinterogasi usai Waryono menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

"Didahului pemeriksaan Sekjen ESDM dulu baru jadwal siapapun yang ada indikasi bukti permulaan yang perlu diklarifikasi dan didalami," kata Busyro waktu itu.

Untuk diketahui, dalam pemberitaan majalah nasional terungkap, duit 200 ribu dollar AS yang ditemukan di ruangan Waryono diduga untuk keperluan 'operasional' Jero Wacik. Sebab, dalam tulisan di majalah itu, Jero hobi bermain golf. Tak tanggung-tanggung, Jero kerap meminta ribuan dollar AS buat keperluan main golf dalam sepekan.

Selain itu, informasinya dalam penemuan uang tersebut, penyidik KPK diberitakan menemukan daftar perusahaan yang diduga memberi fulus suap dalam tender minyak di SKK Migas. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya