Berita

Hukum

KORUPSI BANSOS BANDUNG

Dada Rosada Setujui Perpanjangan Masa Penahanan

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 12:14 WIB | LAPORAN:

Walikota Bandung, Dada Rosada, dipanggil kembali oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dada yang ditahan KPK sejak 19 Agustus lalu itu hanya sesaat memenuhi panggilan KPK hari ini.

Tiba di kantor KPK, Jakarta, pukul 10.30 WIB, dia tidak memberikan komentar apapun saat masuk ke dalam lobby. Tidak sampai satu jam di dalam, pukul 11.20 WIB Dada sudah keluar dari gedung KPK.

Kepada wartawan, Dada mengatakan bahwa kedatangannya hari ini hanya untuk menandatangani persetujuan perpanjangan masa tahanan.


Dada saat ini tengah mendekam di Rumah Tahanan Cipinang Jakarta karena diduga telah mengatur pemberian suap kepada Hakim Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tedjocahyono.

Saat ditanya soal keadaannya selama di Rutan Cipinang, Dada mengaku merasa nyaman.

"Enak, enak," aku Dada sebelum masuk ke dalam mobil tahanan KPK.

Dada Rosada disangkakan telah melanggar pasal 6 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 atau pasal 13 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah UU Nomor 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain Dada Rosada, tim penyidik KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap PNS Pemerintah Kota Bandung Rochman, S.sos.

KPK juga telah menetapkan hakim Setyabudi sebagai tersangka bersama Ketua Ormas Gasibu Padjajaran Toto Hutagalung, pejabat Pemkot Bandung Herry Nurhayat, dan seorang pria bernama Asep yang diduga sebagai suruhan Toto.

Selain itu, menetapkan tersangka terhadap mantan Sekretaris Daerah Pemkot Bandung, Edi Siswadi. [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya