Berita

Jusuf Kalla/net

Jemaat Gereja juga Doakan JK Pimpin Negeri Ini

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 09:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menyempatkan mengunjungi perkebunan sukun dan mete di Desa Tesabella, Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur kemarin.

Kunjungan itu dilakukan pria yang karib disapa JK di tengah-tengah lawatannya ke Kupang saat menjadi pembicara kongres Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat dan kegiatan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta Palang Merah Indonesia (PMI).

"Ini dulu bibitnya (bibit sukun dan mete) saya yang sumbang ketika jadi wapres. Sekarang saya sempatkan nengok," ujar JK, Ketua Umum DMI ini.


Menurutnya, tidak mudah menanam di NTT yang secara umum tanahnya gersang, kurang air dan berbukit. Tanaman sukun dan mete, lanjut dia, sebenarnya cocok dengan iklim dan kondisi alam di NTT.

"Butuh keseriusan dan kesabaran. Selain itu, pemerintah juga harus kasih perhatian khusus agar para petani tetap bersemangat menanam," kata dia.

Usai meninjau perkebunan sukun dan mete, JK menyempatkan diri mampir di salah satu gereja di desa Tesabella, dekat perkebunan. Ia menuturkan, saat menjabat wapres, dirinya pernah berkunjung ke gereja tersebut, namun masih sederhana. "Sekarang bangunannya sudah bagus dan lebih besar. Semoga menambah kenyamanan beribadah," ujarnya.

Tak lupa jemaat dan pengurus mendoakan JK menjadi pemimpin negeri ini.

Kemarin, JK juga bersilaturrahmi dengan jamaah masjid raya Kupang. Di hadapan ratusan jamaah usai shalat zuhur, pria yang biasa disapa JK itu bercerita bahwa masjid harus semaksimal mungkin difungsikan untuk kesejahteraan umat, selain sebagai tempat ibadah.

Usai JK ceramah, pengurus masjid yang memandu acara, Anwar Faguano, mendoakan agar mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menjadi orang nomer satu di negeri ini.

"Pak JK sudah pernah jadi menteri, lalu wakil presiden. Sekarang presiden masjid Indonesia. Kita doakan, tahun depan Pak JK jadi presiden Indonesia. Entah itu berpasangan sama Jokowi atau tokoh lain," ucap Anwar yang diamini ratusan jamaah yang hadir. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya