Berita

Suswono/net

Hukum

Menteri Suswono Bantah Bunda Putri Pengaruhi Kebijakannya

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2013 | 20:18 WIB | LAPORAN:

Menteri Pertanian Suswono mengaku kenal dengan Bunda Putri, sosok yang disebut-sebut sebagai aktor utama penambahan kuota impor daging sapi di kementeriannya. Menteri PKS itu bertemu dengan Bunda Putri dalam kunjungan kerja ke Kalimantan Barat.

"Pernah waktu di Kalbar, ketika mengunjungi pabrik pupuk organik. Itu pertama kali," kata Suswono di gedung DPR Jakarta, Kamis (4/9).

Dia menjelaskan, kunjungan kerja ke Kalbar dalam rangka memperingati Hari PKK. Presiden SBY dan ibu negara Ani Yudhoyono yang juga turut hadir melakukan pencanangan gerakan perempuan untuk pekarangan.


"Sekali lagi bukan acara peresmian pabrik pupuk," kata Suswono.

Suswono memastikan, Bunda Putri tidak memiliki pengaruh apapun di kementerian yang dipimpinnya untuk dalam pembuatan kebijakan.

"Sama sekali tidak, jelas tidak. Kalau ada laporan itu jelas mengada-ada. Yang jelas dia tidak pernah bermain atau ikut proyek di kementan," ujarnya.

Disinggung kebenaran terdakwa kasus suap kuota impor daging sapi Luthfi Hasan Ishaaq sering menemui Bunda Putri saat masih menjabat Presiden PKS, Suswono mengaku tidak tahu menahu akan hal itu.

"Saya tidak tahu. Tanya beliau dong, jangan tanya saya," tegasnya.

Dalam persidangan Ahmad Fathanah beberapa waktu lalu, Bunda Putri disebut oleh Ridwan Hakim sebagai orang yang memiliki otoritas dalam pengurusan kuota impor daging sapi sekaligus memiliki pengaruh bagi pejabat di lingkungan pemerintahan SBY. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya