Berita

Kecil Peluang Pemenang Konvensi Demokrat Juara di Pilpres

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2013 | 09:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejak terjadinya kemelut di Partai Demokrat dengan mundurnya Anas Urbaningrum dan tampilnya Jenderal (Purn) SBY memimpin langung mengindikasikan situasi partai berlambang bintang mercy itu dalam keadaan rawan.

Tapi, meski jadi andalan untuk menaikkan kembali citra Demokrat, jelas pengamat politik Arman Ndupa, Kamis, (5/9), SBY tidak mungkin tampil all out lagi.

“Partai Demokrat penampilannya juga akan ditentukan oleh Kabinet KIB II dalam satu tahun terakhir sampai waktunya rakyat menentukan sikapnya dalam Pemilu Legislatif  yang akan  dilakukan pada bulan April 2014,” tambahnya.


Menurut Ndupa, rakyat menganggap KIB II adalah cerminan dari kepemimpinan Partai Demokrat dan kegagalan KIB II dalam sisa waktu satu tahun yang ada akan berarti kegagalan Partai Demokrat. Apalagi saat ini berbagai situasi sosial politik dan ekonomi yang berat dalam satu tahun terakhir Kabinet KIB II tentu sangat merisaukan.

“Oleh sebab itu, sebenarnya cukup jelas harapan Partai Demokrat melalui Konvensi Capres Partai Demokrat dewasa ini  adalah dapat munculnya figur baru yang mampu menjadi daya tarik atau magnet politik yang bisa menarik kembali simpati dan dukungan rakyat kepada Partai Demokrat seperti yang diperankan oleh Jenderal Purn SBY pada tahun 2009,” jelas Ndupa.

Menurut alumnus KSI Universitas Indonesia ini, banyak kalangan pesimis dengan hasil konvensi Partai Demokrat karena tidak seorangpun figur yang figur yang diharapkan ikut dalam penjariangan capres tersebut.

“Nampaknya harapan Partai Demokrat untuk mendapatkan seorang yang dengan membawa identitas sebagai Capres Partai Demokrat dapat menjadi magnet politik yang mampu menarik simpati massa Pemilih, tidak terlihat dari nama-nama yang yang diumumkan sebagai peserta Konvensi,” tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya