Berita

indah/net

Majelis Taklim Ikastri PPP Terpaksa Membatasi Peserta

RABU, 04 SEPTEMBER 2013 | 14:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Majelis taklim yang digelar Ikatan Silaturahmi Istri (Ikastri) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara rutin disambut baik. Terbukti, peminat untuk mengikuti acara tersebut terus mengalami penambahan signifikan. Pihak panitia terpaksa membatasi karena keterbatasan tempat.
 
"Dari Bogor, Tangerang dan Bekasi setiap bulan pesertanya mau bertambah. Cuma kita batasi karena keterbatasan tempat dan waktu," kata Ketua Umum Ikastri Wardatul Asriah (Indah) Suryadharma Ali saat memberi sambutan dalam acara Halal Bihalal dan pembukaan pengajian MT Wardatul Ummahat Ikastri DPP-PPP di Kompleks Widiya Chandra, Rabu (4/9).

Anggota Komisi V DPR ini mengungkapkan, banyaknya peminat tersebut membuktikan kehadiran Ikastri PPP memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pihaknya berharap, kegiatan Ikastri ke depan lebih maksimal dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kalangan bawah.


Menurut dia, selain agenda rutin seperti majelis taklim, Ikastri PPP juga melakukan kegiatan bakti sosial untuk membantu masyarakat tidak mampu. “Alhamdulillah respons dari masyarakat sangat bagus,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Indah juga mengingatkan bahwa saat ini sudah masuk tahun politik sehingga situasi di tanah air mulai menghangat.

Pihaknya mengimbau kepada anggota Ikastri untuk tetap mengedepankan politik santun dan akhlaqul karimah. Sebagai, satu-satunya parpol Islam, kader PPP harus memberikan contoh yang baik dalam berpolitik.

“Terutama ketika berinteraksi dengan masyarakat, tunjukkan kalau PPP itu cara komunikasi politiknya santun dan beradab,” ujarnya.

Pihaknya juga mengajak para jamaah untuk mendoakan caleg-caleg PPP yang berjuang pada Pemilu 2014 diberi kemudahan dan sabar dalam menghadapi persaingan.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah petinggi Ikastri DPP PPP seperti Henny Romahurmuziy (sekretaris), Nini Widjaja Djan (Istri Menpera Djan Faridz), Trisna Willy, Latifa Arwani dan pengurus lainnya. Ratusan anggota MT Wardatul Ummahat turut hadir mendengarkan tausiyah dari penceramah. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya