Berita

GEDUNG KPK/NET

Hukum

Usai Diperiksa KPK, Hotma Berkelit Tak Tahu Apa-apa

RABU, 04 SEPTEMBER 2013 | 12:36 WIB | LAPORAN:

Setelah hampir dua jam menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pengacara kondang Hotma Sitompul pun keluar pada pukul 11.50 WIB tadi.

Hotma mengaku diberi 15 pertanyaan oleh tim penyidik, seputar kasus dugaan pengurusan kasasi kasus pidana penipuan di Mahkamah Agung (MA) atas nama terdakwa Hutomo Wijaya Ongowarsito. Namun intinya dari semua pertanyaan itu hanya satu, apakah ia mengenal Djodi Supratman atau tidak.

"Satu aja pertanyaannya selain yang kemarin itu, apakah saya mengenal saudara Djodi. sudah itu aja. Iya cuma itu aja," ujar pemilik firma hukum Hotma Sitompul & Associates itu di gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/9).


Lebih lanjut Hotma memastikan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu menahu kasus dugaan suap yang dilakukan oleh Mario Carnelio Bernardo, keponakannya itu. Ia pun mempersilakan KPK untuk membuktikannya.

Sama seperti sebelumnya, Hotma langsung berkelit saat ditanyai tentang perkara yang diurus oleh Mario.

"Emang ada perkara yang diurus (Mario)? Tanya sama KPK dong, jangan tanya saya," jawab Hotma.

Selain Hotma, KPK juga dijadwalkan memeriksa Hakim Agung Andy Ayub yang diketahui ikut menangani kasus Hutomo Hutomo Wijaya Onggowarsito.

Disinggung hasl konfrontir dengan Andy Ayub, Hotma mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak mengenai hakim tersebut.

"Nggak kenal. Nggak tahu orang yang mana. Apakah ketemu atau tidak, gimana? Orang saya tidak kenal," tuntas Hotma sebelum meninggalkan gedung KPK.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya