Berita

Max Sopacua/net

Hukum

Demokrat Bantah Sengman Utusan SBY

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 20:34 WIB | LAPORAN:

Pengusaha Sengman Tjahja ditenggarai sebagai orang utusan Presiden SBY dalam mengurusi impor daging sapi. Namun kalangan Partai Demokrat membantahnya.

Seperti yang dikatakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Max Sopacua. Dia mengatakan kalau Presiden SBY tidak pernah mengutus pengusaha asal Palembang tersebut atau pihak manapun yang tidak kompeten untuk suatu urusan. Max menegaskan kalau SBY ingin mengirim utusannya pasti orang yang tepat dan kompeten.

"Saya meyakini Pak SBY tidak pernah mengutus orang termasuk Sengman untuk urusan yang dijalankannya. Kalau dia mau mengutus orang, pasti yang menguasai bidang yang diurusnya," kata Max Sopacua kepada wartawan di gedung DPR, Selasa (3/9).


Max juga dengan tegas menepis rumor kalau SBY mengutus Sengman untuk urusan impor daging sapi yang kemudian menjadi kasus nasional yang menyeret mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Pak SBY tidak tahu menahu urusan seperti itu. Dia kan presiden yang  memiliki komitmen tinggi untuk memberantas korupsi, masa ikut-ikut urusan begitu," ujar Max.

Kalau SBY disebut-sebut dekat dengan Sengman menurut dia bukan suatu yang harus dipersoalkan. Max mengatakan seorang pemimpin atau pejabat dimana pun dia berada pastilah dikenal dan didekati orang. Kalau soal pengusaha dekat dengan pejabat negara katanya lagi bukan hanya SBY.

Di zaman Soeharto pun banyak pejabat kenal dekat dengan pengusaha. Namun demikian, tegasnya lagi, kalau SBY dan Sengman saling mengenal bukan berarti pendiri partai Demokrat itu terkait dengan urusan pengusaha tersebut. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya