Berita

foto: net

Politik

KPU Minta Pemuda Ikut Sukseskan Pemilu

KNPI Akan Kampanye Antigolput
SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 19:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kalangan pemuda diajak ikut serta menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2014. Salah satunya dengan meningkatkan partisipasi Pemilih dari kelompok muda sebagai pemilih yang dominan dalam setiap Pemilu.

Ajak itu disampaikan Ketua KPU RI Husni Kamil Manik didampingi Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Sigit Pamungkas dan Sekjen KPU Arief Rahman Hakim saat menerima kunjungan pengurus DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Gedung KPU Lantai 1, Selasa sore (3/9).

"Saya berharap KNPI tidak ikut-ikutan mengajak masyarakat untuk Golput. Itu kontraproduktif dengan sistem politik demokratis yang sedang kita bangun. Kita jangan apatis dengan demokrasi yang sedang berjalan tetapi mari sama-sama kita isi sistem demokrasi itu sehingga makin berkualitas," ujar Husni.


Husni menerangkan dalam setiap penyelenggaraan tahapan Pemilu selalu ada dinamikanya. "Riak-riak pasti ada. Ada riaknya besar. Adapula yang kecil. Tapi itulah tantangan bagi kami para komisioner dengan usia yang rata-rata masih relatif muda," ungkapnya.

KPU kata Husni sejak awal berkomitmen untuk menampilkan wajah yang lebih melayani. "Kami berupa memaksimalkan pelayanan agar semua peserta Pemilu merasa nyaman. Tapi kami ingatkan bahwa ada aturan yang mengikat semua pihak. Dan semuanya wajib mengikuti aturan itu," ujarnya.

Ketua DPP KNPI Taufan Rotorasiko yang datang dengan sekitar 20 orang pengurus DPP KNPI mengatakan, pemuda dengan kekuatan yang sangat besar merupakan aset penting dalam penguatan sistem politik demokratis di Indonesia.

Karenanya kata Taufan, pihaknya akan terus meningkatkan persuasif kepada para pemuda akan pentingnya Pemilu. Salah satu kegiatan terdekat yang akan dihelat KNPI yakni Simposium Politik Nasional yang akan menghadirkan pemuda dari seluruh Indonesia. Simposioum ini kata Taufan nantinya akan menghasilkan sebuah naskah deklarasi Pemilu Bersih.
KNPI juga berkomitmen membantu KPU dalam melaksanakan sosialisasi Pemilu.

"Kami akan bantu sosialisasi Pemilu dengan maksimalkan jaringan struktur organisasi KNPI sampai ke tingkat kecamatan. Kami akan lakukan kampanye antigolput," ujarnya.

Sigit Pamungkas menegaskan Golput akan selalu ada dalam setiap Pemilu. "Di Negara yang memilih itu diwajibkan pun dan kena denda bagi yang tidak ikut memilih tetap saja ada yang Golput. Apalagi di Negara kita yang menempatkan memilih itu sebagai hak," ujarnya.

Dengan posisi itu, kata Sigit, tantangan KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih menjadi sangat besar. Sigit menegaskan kunci untuk menyelesaikan problem tren partisipasi yang terus menurun itu hanya dapat dilakukan dengan mewujudkan Pemilu yang berintegritas. "Berintegritas itu tidak hanya menunjuk ke penyelenggara tetapi juga peserta dan pemilih. Jadi semua stakeholders yang terlibat dalam kegiatan Pemilu itu harus berintegritas,"ujarnya.

Penyelenggara yang berintegritas ditandai dengan sikapnya yang selalu merujuk pada aturan dalam menjalankan tahapan Pemilu. Sementara peserta yang beritegritas berarti dalam kegiatan kampanye mengedepankan gagasan bukan uang. Dalam konteks peningkatan partisipasi, Sigit menyarankan KNPI melakukan ekspansi ke luar komunitas pemuda. Dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan pemberdayaan kepada segmen pemilih yang memiliki akses informasi terbatas seperti kelompok ibu-ibu dan kaum marginal.

Ferry Kurnia Riskiyansyah mengungkap berdasarkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) pemilih yang berusia 17 sampai 30 tahun sebanyak 56 juta. "Ini menujukkan bahwa pemilih kita didominasi kaum muda. Karenanya peran KNPI dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 menjadi sangat strategis," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya