Berita

wayan koster/net

Hukum

Wayan Koster Klaim Tidak Kenal Rusli Zainal

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 15:10 WIB | LAPORAN:

Politisi PDI Perjuangan Wayan Koster sudah selesai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korupsi, Gubernur Riau non-aktif, Rusli Zainal, hari ini. Pemeriksaan terkait dugaan suap pembahasan revisi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang pembangunan venue lapangan tembak PON XVII.

Koster menerangkan dia diajukan beberapa pertanyaan sekitar pembahasan anggaran PON di Komisi X DPR. Namun, dia juga mengaku tidak dapat memberikan banyak keterangan karena kurang aktif dalam pembahasannya.

"Kebetulan, pada saat pembahasan anggaran PON di Komisi X pada tahun 2011, saya tidak begitu aktif dalam rapat-rapat sehingga tidak begitu banyak informasi yang bisa saya sampaikan. Saya hanya memberi informasi dan keterangan sesuai dengan apa yang saya ketahui," ujar Koster di Gedung KPK usai jalani pemeriksaan, Selasa (3/9).


Selain itu, Koster membantah tegas soal adanya fee atau jatah yang diberikan kepada anggota DPR.

Menurut dia, yang memiliki tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan PON 2012 adalah pemerintah pusat. Tanggung jawab tersebut termasuk dalam pembiayaan penyelenggaraan acara olahraga yang diadakan selama empat tahun sekali itu.

"Tidak ada fee. Karena memang tugas pemerintah pusat yang harus membiayai untuk penyelenggaraan," bantah Koster.

Wayan Koster menegaskan bahwa ia tidak pernah bertemu dengan Rusli Zainal. Malah dia mengklaim ia tidak mengenal Rusli sama sekali.

"Saya tidak kenal (Rusli)," papar Koster.

Rusli Zainal juga ditahan di Rutan KPK terkait status tersangkanya dalam kasus dugaan korupsi pengesahan bagan kerja usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada tanaman industri Pelalawan, Riau tahun 2001-2006. Kasus ini berawal dari kasus kehutanan Pelalawan yaitu pada dispensasi Rencana Kerja Tahunan (RKT) kepada 12 perusahaan di Riau. [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya