Berita

isran noor/net

Disayangkan, Komite Konvensi Tak Undang Isran Noor

SELASA, 03 SEPTEMBER 2013 | 07:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komite Konvensi Partai Demokrat telah memutuskan 11 orang sebagai peserta penjaringan calon presiden. Diharapkan, konvensi berjalan secara agar melahirkan pemimpin yang siap mengabdikan diri bagi bangsa dan negara serta mempunyai gagasan untuk memajukan Indonesia, juga bisa melakukan percepatan perubahan dan pengentasan kemiskinan dengan segera.

Harapan itu disampaikan Ketua Bidang Otonomi Daerah DPP KNPI Alfrisco dalam keterangannya yang diterima Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 3/9).

"Bahwa bangsa kita ini memerlukan pememimpin yang betul-betul bisa melakukan percepatan pembanguna Indonesia lebih cepat. Dengan potensi sumber daya alam yang begitu melimpah dan pemimpin harus bisa mempercepat menghilangkan kemiskinan yang lebih kurang 30 juta itu. Itu semua bisa dilaksanakan asal kemauan politik pemimpin dan masyarakat yang lain bisa bersama-sama dalam mensukseskan percepatan pembangunan," ungkapnya.


Di luar dari 11 peserta konvensi tersebut, dia menilai sebenarnya ada tokoh yang punya ide dan gagasan yang mampu mepercepat pembangun di Indonesia, yaitu H. Ir. Isran Noor, M.Si, Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Apalagi, Bupati Kutai Timur itu adalah seorang pemimpin yang lahir dari rahim otonomi daerah.

Tapi sayang Komite Konvensi belum memberikan kesempatan kepada Isran Noor, yang juga Ketua Umum Penyuluh Pertanian Seluruh Indonesia itu untuk menjelaskan ide-ide dan gagasan-gagasan besar kepada masyarakat Indonesia.

"Saya melihat ide dan gagasan yang selama ini muncul dari H. Ir. Isran Noor, M.Si sangat baik diterapkan untuk percepatan pembangunan di Indonesia sehingga tingkat kemiskinan akan cepat teratasi. Itu sudah dibuktikan oleh H. Ir. Isran Noor, M.Si di Kutai Timur selaku bupati. Dimana dimasa kepemimpinan beliau, tingkat kemiskinan di Kutim tiap tahun terus menurun dengan sangat cepat," jelas pria yang akrab disapa Dedy ini.

Karena itu, Dedy berharap Isran Noor tidak berkecil hati lantaran tidak diundang Komite Konvensi. Isran harus tetap dapat mengabdikan diri untuk bangsa Indonesia serta memberikan ide dan gagasan besar demi pembangunan Indonesia  walaupun tidak ikut serta dalam konvensi Partai Demokrat.

"Saya yakin H. Ir. Isran Noor, M.Si akan legowo sekalipun tidak ikut serta dalam konvensi Partai Demokrat. Saya yakin niat baik untuk membangun bangsa ini akan menjadi harapan dari semua masyarakat Indonesia," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya