Presiden SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhpyono serta delegasi tiba di Bandara Internasional Astana, Kazakhstan, Minggu malam (1/9) pukul 21.45 waktu setempat setelah menempuh penerbangan selama hampir 15 jam, dengan transit di Dubai, Uni Emirat Arab.
Pagi ini (Senin, 2/9) SBY dan rombongan akan bertemu Presiden Kazakhstan membahas kerja sama dua negara bidang ekonomi.
"Selamat pagi Indonesia, salam dari Kazakhstan. Hari ini saya akan bertemu Presiden Nursultan Nazarbayev, untuk meningkatkan kerjasama ekonomi," ujar SBY melalui akun twitter-nya, Senin (2/9).
Sebelum tiba di Kazakhstan, SBY juga menulis di akun
twitter-nya, bahwa ia dan rombongan sudah tiba dengan selamat di Astana, Kazakhstan. "Perbedaan waktu, 1 jam lebih lambat dari WIB," ungkap SBY.
Turut serta dalam rombongan perjalanan Presiden SBY ke Kazakhstan, Polandia dan Rusia kali ini antara lain Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Pendidikan dan kebudayaan Muhammad Nuh, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa .
Menurut jadwa pertemuan bilateral dengan Presiden Nazarbayev akan membahas sejumlah bidang kerjasama antara lain terkait kerjasama perdagangan dan investasi, kerjasama ketahanan pangan dan energi, kerjasama sosial budaya, dan kerjasama pendidikan.
Presiden SBY dan Presiden Kazakhstan juga dijadwalkan akan menyaksikan penandatanganan lima Nota Kesepahaman di bidang ekonomi, penanggulangan terorisme, pencucian uang dan pembiayaan terorisme, kebudayaan, serta pendidikan dan pelatihan diplomatik. Selain itu, Presiden juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Kazakhstan Serik Akhmetov dan pelaku bisnis utama Kazakhstan.
Kazakhstan merupakan persinggahan pertama Presiden SBY beserta rombongan dalam rangkaian kunjungan tiga negara Kazakhstan, Polandia, dan Rusia yang akan berlangsung selama sepekan, 1-7 September.
[rus]