Berita

FOTO:NET

Dunia

Empat Militan Tewas Diserang Drone AS di Waziristan Utara

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2013 | 12:36 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya empat orang militan tewas diserang pesawat tak berawak (Drones) yang dicurigai milik Amerika di distrik Waziristan Utara, Pakistan pada Sabtu (31/8).

Sebagaimana dilansir Zee News (Minggu, 1/9), pesawat tak berawak tersebut menembakkan rudal ke sebuah bangunan dan kendaraan yang diparkir di desa Mir Ali.

Para pejabat keamanan mengatakan bangunan utama di kompleks yang menjadi sasaran dulunya merupakan sebuah sekolah Islam yang dijalankan oleh Hafiz Gul Bahadur, panglima perang pro-Taliban di Waziristan
Utara.

Utara.

Serangan ini telah menuai kritik keras dari para pejabat Pakistan dan juga Perdana Menteri Nawaz Sharif untuk menuntut AS agar mengakhiri serangan tersebut.

Menurut laporan Biro Jurnalisme Investigasi yang berbasis do London, ini merupakan serangan pesawat tak berawak Amerika ke-18 di wilayah Waziristan Utara sepanjang tahun 2013.

Wilayah Waziristan Utara dianggap sebagai benteng Taliban dan para pejuang Islam lain terkait al-Qaeda.
Serangan oleh pesawat tak berawak AS sangat dianggap telah melanggar kedaulatan Pakistan dan mengipasi sentimen anti-AS, tetapi para pejabat AS mengatakan mereka percaya serangan-serangan itu terlalu penting untuk dihentikan.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya