Berita

Hukum

UNJ Luruskan Berita Pemukulan Mahasiswa di Dalam Kampus

SABTU, 31 AGUSTUS 2013 | 12:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Universitas Negeri Jakarta meluruskan pemberitaan terkait insiden pemukulan terhadap anggota Lembaga Pers Mahasiswa Didaktika Universitas Negeri Jakarta (UNJ),  Chairul Anwar, pada Jumat siang (23/8).

Dalam surat hak jawab yang disampaikan Kepala UPT Humas Universitas Negeri Jakarta, Widya Parimita, lewat surat elektronik, dijelaskan sebagai berikut.

Konflik antar mahasiswa diawali atas dasar protes dari mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ terhadap pemberitaan Didaktika yang dianggap tak berimbang dan memojokkan FIK UNJ. Berita dimuat pada www.didaktikaunj.com dengan judul artikel "Pemukulan Anggota Didaktika oleh Oknum Mahasiswa FIK".


Berita yang dimuat LPM Didaktikaj tersebut mengangkat salah paham antara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan FIK yang berujung kekerasan. Pada kenyataannya, tidak ada aksi kekerasan di dalam insiden itu.

UNJ membantah ada pengeroyokan terhadap seorang anggota LPM Didaktika berinsial CA (18) oleh lima orang mahasiswa FIK, seperti pada pemberitaan Rakyat Merdeka Online di hari Minggu lalu (25/8).

Diakui memang ada kesalahpahaman antara LPM Didaktika dengan mahasiswa FIK, namun hal itu sudah diselesaikan lewat pertemuan pada Jumat sore (23/8) di Kampus A UNJ, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur. Pertemuan dipimpin Kasubag Kemahasiswaan dan Staf Pengembang Pembantu Rektor III. Pada musyawarah itu dapat ditemui kesepakatan dan tidak ada di antara kedua pihak yang merasa disudutkan.

Pada musyawarah itu, LPM Didaktika sama sekali tidak menyinggung adanya pengeroyokan terhadap reporternya. Sehingga Kasubag Kemahasiswaan dan Staf Pengembang Pembantu Rektor III tidak tahu menahu mengenai adanya tindak pengeroyokan. Saat itu LPM Didaktikan sudah bersedia membicarakan dengan baik pada pertemuan selanjutnya (Sabtu, 24/8) pukul 09.00 WIB di Kampus B UNJ, Jalan Pemuda, Jakarta Timur.

Namun, kesepakatan itu tidak ditaati oleh LPM Didaktika yang ditandai dengan pembatalan pertemuan hari Sabtu tersebut. Hal tersebut berakibat keributan di sekretariat LPM Didaktika pada malam harinya. Dan pada saat itu tidak ada satupun anggota LPM Didaktika berada di dalamnya.

UPT Humas UNJ menegaskan, sama sekali tidak ada pemukulan dan penguncian terhadap anggota LPM Didaktika. Hal itu tak sesuai dengan yang diklaim pemimpin Umum LPM Didaktika UNJ, Satriono Priyo Utomo.

Dengan ini, Rakyat Merdeka Online sudah memenuhi kewajibannya memberi ruang hak jawab kepada Universitas Negeri Jakarta pada kesempatan pertama, terkait pemberitaan berjudul "Pegiat Pers Didaktika Dipukuli, Rektorat UNJ Dinilai Tak Responsif" yang ditayangkan pada Minggu malam (25/8) pukul 19.05 WIB. [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya