Berita

Alfitra Salam/net

Cegah Radikalisasi, Kemenpora Latih Ratusan Pemuda di Lima Provinsi

JUMAT, 30 AGUSTUS 2013 | 14:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Untuk mencegah radikalisasi dan terorisme di tingkat pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan Pelatihan Pendidikan Karakter kepada ratusan trainer muda (ToT) di lima provinsi di Indonesia. Yaitu provinsi Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Papua.

Acara diadakan secara bertahap setiap bulannya. Untuk bulan Agustus ini pelatihan diberikan kepada para pemuda di provinsi Sulteng dan NTB.

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Alfitra Salam mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan kader pemuda yang memiliki kapasitas menjadi pelatih dan mengelola pelatihan karakter pemuda di daerahnya masing-masing. “Kita memerlukan pemuda yang berkarakter untuk membangun bangsa ini,” ucap Alfitra dalam keterangan pers, Jumat (30/8).


Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Amung Mamun mengungkapkan keprihatinanya terhadap persoalan yang melanda generasi muda Indonesia. “Saya khawatir luar biasa terhadap permasalahan generasi muda kita, yang harus segera diselesaikan.”

Permasalahan itu, urainya, adalah menurunnya moralitas dan nilai agama. Masyarakat timur yang dikenal kuat memegang teguh agamanya, kita sekarang prihatin melihat semakin merosot nilai tersebut. “Banyak pelaku radikal dan teroris itu adalah dari anak-anak muda yang dimanfaatkan dengan dalil agama,” ungkapnya.

Selain itu, di kalangan pemuda meningkat tindak kriminalitas dan perilaku menyimpang, mulai dari pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan Narkoba. Dia mencontohkan, kekerasan yang terjadi di masyarakat banyak yang melibatkan para pemuda. “Pemuda yang kerap berjiwa labil mudah dimanfaatkan untuk kepentingan golongan tertentu,” tegasnya.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang organisasi dan bidang, seperti dari Karang Taruna, Purna Paskibraka, KNPI, HMI, Badan Eksekutif Mahasiswa, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pemuda Nahdlatul Wathan (IPNW), Pemudi Gereja Mataram, Hikmah Budhis. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya