Berita

mahfud md/net

Politik

KONVENSI DEMOKRAT

Mahfud MD Rasional

JUMAT, 30 AGUSTUS 2013 | 08:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mundurnya Mahfud MD dari peserta konvensi Partai Demokrat dianggap rasional, pasalnya belum ada aturan dan barometer yang jelas dalam konvensi tersebut.

"Saya kira Mahfud MD rasional," ujar pengamat politik dari Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (30/8).

Jelas Hanta, bukan hanya tidak ada penegasan soal hak dan kewajiban peserta konvensi sebelum dan sesudah konvensi digelar. Konvensi ini juga tidak menjelaskan secara rinci ke publik apa alasan dan ketentuan seseorang jadi peserta konvensi. Termasuk juga belum ada aturan peserta konvensi dinyatakan lolos atau tidak.



"Ada beberapa nama yang sebelumnya disebut-sebut, seperti Jumhur Hidayat dan Isran Noor, tapi nggak diundang. Jadi, apa alasan seseorang diundang atau tidak," terangnya.

Meski sudah terlambat, ia menyarakankan, agar Partai Demokrat dan Komite Konvensi membuat aturan dan ketentuan yang jelas kemudia bisa diakses semua publik.

"Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," tandasnya.

Setelah Mahfud MD, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih dan Bos Lion Air Rusdi Kiran menolak jadi peserta konvensi. Sebelumnya, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mendapat undangan Komite Konvesi, juga menolak jadi peserta penjaringan capres PD 2014. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya