Berita

ma'mun murod al-barbasy/net

Loyalis Anas: Masak Saya Menebar Fitnah

RABU, 28 AGUSTUS 2013 | 22:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ma'mun Murod Al-Barbasy bisa menilai kalau ada yang menilai bukunya,  'Anas Urbaningrum, Tumbal Politik Cikeas' baik atau buruk, dia sangat legowo menerimanya. Karena, siapapun berhak menilai apapun.

Tapi kalau disebut bukunya hanya berisi fitnah, hal itu bener-benar mengganggu bekas politikus Demokrat itu.

"Saya ini sedikit-sedikit mengerti agama bahwa fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Masa saya kemudian membuat dan menebar fitnah. Apalagi yang difitnah SBY dan Bunda Ani Yudhoyono," jelas Ma'mun Murod (Rabu, 28/8).


Ma'mun Murod mengungkapkan itu terkait pernyataan Wakil Ketua Umum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf bahwa buku tersebut hanya berisi fitnah belaka. Tak hanya itu, Nurhayati juga tidak percaya soal pesan singkat yang dikirim Ani Yudhoyono kepada Anas Urbaningrum sebelum Kongres Demokrat, seperti dimuat dalam buku tersebut.

"Kalau Bu Nurhayati menuding saya fitnah terkait dengan SMS SBY dan Bunda Ani Yudhoyono dalam buku saya, (buka halaman 25-27), pada waktunya saya akan tunjukan SMS tersebut ke publik," ungkap loyalis Anas Urbaningrum ini.

Bekas Sekretaris Bidang Agama DPP Partai Demokrat ini pun meminta Nurhayati untuk membaca tuntas buku yang dikabarkan sempat dicekal tersebut.

"Dalam statementnya, Bu Nurhayati menyebut kalau dirinya baru membaca sebagian isi buku. Makanya saya meminta supaya Bu Nurhayati membaca dengan tuntas buku saya. Kalau perlu kata per kata sehingga bisa menangkap dengan utuh pesan 'moral politik' dari buku saya," tandas Mamun. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya