Berita

Masykurudin Hafidz/net

Sehari Jelang Pilgub Jatim, Alat Peraga Kampanye Masih Bertebaran

RABU, 28 AGUSTUS 2013 | 14:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sehari jelang pemilihan gubernur Jawa Timur, masih banyak ditemukan alat peraga kampanye para kandidat.

Berdasarkan temuan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), alat peraga pasangan calon nomor 1 di Karangsono Blitar, Pungging Mojokerto dan Kartoharjo Madiun. Alat peraga pasangan calon nomor 3 di Sengkaling, Malang, Wonodadi Blitar dan Mojowarno Jombang. Alat peraga pasangan nomor 4 di Karangploso Malang, Cluring Banyuwangi dan Menganti Gresik.

"Masih adanya alat peraga kampanye ini nyata-nyata dilarang oleh undang-undang. Pemasangan alat peraga kampanye di masa tenang dapat mempengaruhi pilihan pemilih sehingga menciptakan ketidakadilan sesama kandidat di wilayah tertentu," jelas Deputi Koordinator JPPR, Masykurudin Hafidz, Rabu (28/8).


Karena itu kemarin, (Selasa, 27/8), JPPR melaporkan ke Bawaslu Provinsi Jatim tentang masih adanya alat peraga yang berada di tempat-tempat umum di Jawa Timur.

"Laporan JPPR ke Bawaslu Jatim ini juga dimaksudkan untuk memberikan peringatan dini dan pencegahan agar hari terakhir masa tenang ini, 28 Agustus, Panwaslu bekerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing untuk melakukan penertiban terhadap alat peraga," jelasnya.

Dia menambahkan, penertiban ini penting untuk mempersiapkan hari pemungutan suara besok tanpa pengaruh apapun akibat masih adanya materi kampanye. "Mumpung masih ada satu hari penuh, mari tertibkan alat peraga kampanye, untuk menciptakan Pilkada yang bersih," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya