Berita

Satya W. Yudha /net

Hukum

Cegah KKN, DPR Minta Anggaran SKK Migas Masuk APBN-P 2014

RABU, 28 AGUSTUS 2013 | 10:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi VII DPR minta Pemerintah segera sosialisasikan usulan untuk memasukkan anggaran SKK Migas dalam APBN-P 2014 guna mencegah terjadinya KKN di lembaga itu.

Hal itu terungkap saat Komisi VII DPR mengadakan Raker dengan Menteri ESDM Jero Wacik dipimpin oleh Ketua Komisi VII DPR Soetan Bhatoegana, di Gedung Nusantara I, Selasa sore, (27/8).

"Saya minta disosialisasikan segera mungkin agar bisa masuk APBN-P 2014," kata Anggota Komisi VII Satya W. Yudha dari Partai Golkar.


Menurutnya, memasukkan anggaran dalam APBN tidak mudah dan perlu kajian mendalam terkait usulan itu. Perlu dikaji antara Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan dan SKK Migas.

Satya menerangan, persoalan suap di SKK Migas merupakan persoalan bersama yang harus dibenahi. Pengawasan internal seharusnya lebih optimal dan mampu menyikapi bagaimana institusi itu bekerja.

"SKK Migas punya dewan pengawas namun memang secara fisik tidak mengawasi setiap hari karena memang yang diawasi itu kebijakan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama seperti dikutip dari website dpr.go.id, Anggota Komisi VII Milton Pakpahan dari Partai Demokrat mengharapkan, SKK Migas segera mendiskusikan usulan memasukkan anggaran SKK Migas kedalam APBN dengan Kementerian Keuangan.

"Tetapi sebaiknya menunggu RUU Migas nanti sekalian membahas bentuk SKK Migas seperti apa," tambahnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya