Berita

suryadharma ali/net

SDA: Kader PPP yang Ikut Konvensi Harus Dapat Persetujuan Partai

SENIN, 26 AGUSTUS 2013 | 22:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali menegaskan kalau ada anak buahnya yang ikut konvensi capres yang digelar Partai Demokrat harus mendapat persetujuan partai.

"Prinsip dasarnya adalah kita serahkan kepada pribadi. Kalau kader, apalagi sebagai pengurus, etikanya itu kalau mau ikut konvensi dapat setuju dari partai," ujar Suryadharma kepada pers (Senin, 26/8).

Meski begitu, sambung Menteri Agama ini, pihaknya belum membahas secara rinci langkah apa yang diambil kalau kader PPP diundang ikut konvensi. "Kita belum bahas. Kita juga belum pelajari aturan konvensi yang ada di Demokrat," ungkapnya seraya mengaku sampai saat ini, belum ada kadernya yang akan atau diundang Demokrat untuk ikut konvensi.


Sebelumnya Board of advisor CSIS Jeffrie Geovanie menyebut regenerasi kepemimpinan politik saat ini mengalami kebuntuan. Karena nama-nama yang bakal maju sebagai capres berasal dari generasi masa lalu. Beruntung Demokrat menggelar konvensi, yang bisa membuka peluang bagi proses regenarasi kepemimpinan nasional.

Jeffrie berharap, orang seperti Gita Wirjawan, Sri Mulyani, Marzuki Alie, Dahlan Iskan, Irman Gusman, Mahfud MD, Chaerul Tandjung, Hari Tanoesudibjo, Soetrisno Bachir dan banyak lagi, ikut daftar dan diterima sebagai calon oleh panitia konvensi nanti.

"Karena kuat dugaan orang-orang muda seperti mereka ini sulit diakomodasi partai-partai lain untuk jadi calon presiden. Jadi Demokrat membuka peluang untuk regenerasi itu," tandas pengamat yang pertama kali menyarankan partai untuk menggelar konvensi jelang 2014.

Menurut Jeffrie, konvensi bisa mendongkrak elektabilitas partai. Karena, tahapan konvensi akan menyita perhatian masyarakat. Dan itu sudah dibuktikan Golkar yang keluar jadi pemenang 2004 karena menggelar konvensi. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya