Berita

suryadharma ali/net

Menteri Agama Berharap UIN Jadi Universitas Terkemuka di Dunia

SENIN, 26 AGUSTUS 2013 | 12:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Agama Suryadharma Ali meminta Rektor untuk memikirkan bagaimana bisa menjadikan Universitas Islam Negeri Malang berkaliber Internasional.

"UIN Malang harus berkaca pada universitas lainnya di Indonesia yang memiliki rangking tertinggi, berarti UIN malang harus lebih tinggi dari itu," katanya dalam perayaan Milad UIN Malang ke-9 dan acara Dzikir Bersama, Minggu, (25/8).

Menurutnya, sekarang ini banyak negara baik di kawasan Amerika dan eropa merasa tidak cocok mengirimkan mahasiswanya ke Timur Tengah karena ada masalah-masalah. "Tapi kalau di Indonesia Islamnya moderat maka tidak ada masalah agama dengan agama, agama dengan politik. Maka Indonesia sangat tepat menjadi pusat pengembangan peradaban Islam dunia," ujarnya.


Suryadharma juga menyebutkan  Indonesia saat ini disebut-sebut sebagai tujuan kajian Islam dan percontohan Islam baru. Maka perguruan tinggi kita harus jadi pionir, tinggal bagaimana agar perguruan tinggi kita kualitasnya terus meningkat. "Saya pernah bertemu dengan forum rektor merumuskan mengenai bagaimana perguruan tinggi Islam menjadi perguruan tinggi terkemuka di dunia," ungkapnya.

Masalah pembiayaan, lanjut Suyadharma tidak perlu dipikirkan karena untuk pengembangan pendidikan masyarakat pemerintah selalu akan memberikan bantuan. "Jika ada pembiayaan-pembiyayaan tertentu maka pemerintah akan membantu pembiayaan itu," ujarnya.

Selain itu perguruan tinggi diminta tidak bisa mengabaikan penelitian, meski terkadang hasil penelitian tidak ada kelanjutannya. "Saya minta para mahasiswa dan mahasiswi untuk melakukan riset yang bermanfaat bagi masyarakat," harapnya.

Namun lanjut Suryadharma riset harus dibarengi dengan ilmu agama. Karena agama bagian dari norma. "Seorang ilmuan bisa melakukan rekayasa apapun, tapi kalau tidak dibarengi norma, agama dan etika maka hasilnya tidak akan menjadi mafaat," cetusnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya