Berita

ilustrasi/net

Hormati Penyelenggaraan Miss World untuk Tidak di Indonesia

Wanita Bukan untuk Dipertontonkan dan Diperlombakan
SENIN, 26 AGUSTUS 2013 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Budaya, adat istiadat dan keberanekaragaman suku menjadikan Indonesia begitu kaya kebudayaan. Tentunya ini menjadikan Indonesia memiliki karekteristik yang begitu unik dan tidak didapat di negara manapun.

Santun, tata krama menjunjung tinggi kearifan dari khazanah kebudayaah tersebut juga menjadikan Indonesia menjadi primadona wisata internasional, tak heran wisatawan mancanegara dari seluruh penjuru dunia ingin sekali menginjakan kaki nya di Indonesia.

Sayang sungguh sayang apa yang dilakukan pemimpin negeri ini dengan mengizinkan lembaga kontes kecantikan dunia menyelenggarakan perhelatan Miss World di negeri yang menjunjung tinggi harkat dan martabat kaum wanita nya.


"Kami kaum muda, kaum terdidik sangat menyayangkan hal tersebut. Wanita bagi kami adalah ibu dan kehormatan bangsa. Tidak untuk dipertontonkan dan diperlombakan kecantikan nya. Karena kecantikan sesungguh nya selain pada paras yang terpenting tentunya adalah intelektual, hati dan iman," ujar Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Fajar Febriansyah, Senin (26/8).

Jelas dia seperti dalam keterangan tertulis, hal ini merupakan contoh buruk bagi generasi penerus bangsa. Jangan sampai kaum pelajar terhegemoni dan berlomba-lomba menjadikan diri mereka bernilai dinilai yang salah.

"Harapan kami adalah kita hormati perlehalatan Miss World ini untuk tidak diselenggarakan di Indonesia. Sudah saatnya menjaga martabat bangsa," pungkas Fajar Febriansyah. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya