Berita

ilustrasi/net

Politik

Konvensi Demokrat Tidak Menarik

MINGGU, 25 AGUSTUS 2013 | 17:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Konvensi yang digelar partai demokrat semakin tidak menarik. Kelihatan jelas bahwa komite konvensi tidak memiliki persiapan yang baik. Terbukti, persyaratan khusus untuk menjadi peserta konvensi baru dirilis setelah Marzuki Alie mempertanyakan hal itu.

"Orang dalam seperti pak Marzuki saja tidak tahu, bagaimana orang lain? Wajar kalau banyak pertanyaan liar yang muncul di sekitar proses konvensi tersebut", demikian disampaikan Ketua Harian Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik, Abdul Rahman Syahputra kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, Minggu (25/8).

Ada juga kesan, lanjut Rahman, calon-calon peserta yang akan diundang sengaja ditutup-tutupi. Tujuannya mungkin supaya orang penasaran. Ini hanya strategi mencari perhatian publik saja. Biasanya ditujukan untuk merangsang rasa ingin tahu orang. Strategi seperti ini dinilai tidak efektif. Pasalnya, sudah banyak anggota masyarakat yang sudah terlanjur kecewa dengan Partai Demokrat.


Selain itu, keberadaan anggota komite konvensi dari non-partai Demokrat dinilai tidak berfungsi maksimal. Informasi-informasi yang disampaikan ke luar justru disampaikan oleh anggota komite yang berasal dari Partai Demokrat. Mereka yang dari luar Partai Demokrat kelihatannya tidak mendapat tempat.

"Ini sudah dikhawatirkan banyak pihak jauh sebelum konvensi digelar. Baru saja komite bekerja, nuansa pengabaian terhadap anggota komite konvensi dari luar sudah sangat dirasakan," demikian Abdul Rahman Syahputra. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya