Berita

gita wirjawan/net

Gita Wirjawan Belum Dapat Undangan dari Komite Konvensi

SABTU, 24 AGUSTUS 2013 | 17:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut konvensi yang digelar Partai Demokrat. Tapi sampai saat ini dia mengaku belum menerima undangan dari komite konvensi.

"Sampai sekarang saya belum terima, dan masih menunggu undangan," ujar Wirjawan, di Surabaya, Sabtu, seperti dikutip dari Antara.

Meski begitu, Gita Wirjawan sudah mendapat kabar undangan akan diberikan dalam dekat ini. "Selama ini hanya bertemu dan membicarakannya. Namun belum resmi. Katanya sih dalam waktu dekat ini akan disampaikan," sambungnya.


Dia menambahkan, keikutsertaannya ke konvensi hasilnya bukan pada siapa yang menang, namun tentang kriteria kepemimpinan mendatang. Ke depan, bangsa ini akan memasuki era globalisasi yang serba internasionalisasi. "Karena itulah dibutuhkan pemimpin yang benar-benar memiliki kriteria seperti harapan semuanya, salah satunya harus berjiwa nasionalisme," tandasnya.

Sampai sekarang belum ada kepastian berapa jumlah peserta konvensi.  Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarif Hasan, hanya menyatakan total semua calon peserta konvensi di atas 11 orang dan di bawah 15 orang. Meski begitu, sejak jauh-jauh hari sudah banyak nama yang disebut-sebut bakal meramaikan bursa penjaringan tersebut.

"Dari semua calon-calon yang akan berkompetisi di konvensi capres Demokrat, saya memperkirakan akan terjadi duel yang keras antara Gita Wirjawan, Chairul Tanjung dan Rusdi Kirana," ujar Board of Advisors CSIS, Jeffrie Geovanie sebelumnya.

"Anggapan saya tersebut sangat wajar karena mereka bertiga memiliki kemampuan yang lengkap. Terbukti mampu membangun bisnisnya sukses, seperti Gita Wirjawan dengan Ancora Grupnya, Chairul Tanjung dengan Trans Corpnya, dan Rusdi Kirana dengan Lion Air Grupnya," sambung Jeffrie.

Ketiga pengusaha sukses itu, tambah Jeffrie menekankan, bila sudah memutuskan mengikuti konvensi, pastilah akan all out. "Karena mereka pada dasarnya bisa berhasil di bisnisnya karena mereka adalah petarung-petarung tangguh. Kita lihat saja, tidak lama lagi," demikian Jeffrie, pengamat yang pertama kali menyarankan partai menggelar konvensi jelang 2014. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya