Berita

dahlan iskan/net

Dahlan Iskan Tidak akan Bentuk Tim Sukses

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 15:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri BUMN Dahlan Iskan akhirnya angkat bicara mengenai keikutsertaannya dalam konvensi penjaringan calon presiden yang digelar Partai Demokrat.

"Rupanya saya nggak bisa menghindar lagi dari pertanyaan ini (mengikuti konvensi partai Demokrat)," aku Dahlan usai menggelar rapat pimpinan (Rapim) di Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, Kamis (22/8).

Tapi, karena tak mau dianggap terlalu percaya diri, Dahlan saat ini tengah menunggu apakah nama dirinya benar-benar masuk dalam konvensi. "Saya tetap nunggu pengumuman, kan belum tentu nama saya masuk dan diumumkan oleh Demokrat," tutur Dahlan, seperti dikutip dari JPNN.


Dikatakan Dahlan, sejauh ini tak ada persiapan khusus yang dia lakukan untuk mengikuti konvensi tersebut. Dahlan mengaku hanya  menjalankan tugasnya sebagai Menteri BUMN dengan baik. "Biasa aja, gak ada persiapan khusus selain kerja," tambahnya.

Pria berusia 62 tahun ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak membentuk tim sukses untuk hal ini. "Saya tidak bentuk tim sukses, tapi banyak tim relawan yang mendukung saya," pungkasnya.

Board of advisor CSIS Jeffrie Geovanie sebelumnya menyebut regenerasi kepemimpinan politik saat ini mengalami kebuntuan. Karena nama-nama yang bakal maju sebagai capres berdasar dari generasi masa lalu. Tapi publik beruntung karena Partai Demokrat menggelar konvensi, yang bisa membuka peluang bagi proses regenarasi kepemimpinan nasional.

Jeffrie berharap, orang seperti Joko Widodo, Gita Wirjawan, Sri Mulyani, Marzuki Alie, Dahlan Iskan, Irman Gusman, Mahfud MD, Chaerul Tandjung, Hari Tanoesudibjo, Soetrisno Bachir dan banyak lagi, ikut daftar dan diterima sebagai calon oleh panitia konvensi nanti.

"Karena kuat dugaan orang-orang muda seperti mereka ini sulit diakomodasi partai-partai lain untuk jadi calon presiden. Jadi Demokrat membuka peluang untuk regenerasi itu," tandas pengamat yang pertama kali menyarankan partai untuk menggelar konvensi jelang 2014. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya