Berita

Jazuli Juwaini/net

Politik

PENERIMAAN CPNS

PKS: Jangan Hanya Bagus di Konsep Saja!

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 12:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fraksi PKS menyambut baik perubahan paradigma, konsep, dan metode rekrutmen CPNS tahun 2013 ini. Namun, diingatkan rencana-rencana tersebut jangan hanya baik di tataran konseptual.

"Saya apresiasi kerangka reformasi birokrasi rekrutmen CPNS Menpan RB, tapi saya juga harus mengingatkan bukan hanya soal konsepnya saja yang bagus tapi harus ada jaminan implementasinya sesuai konsep. Integritas penyelenggara rekrutmen juga harus terjamin," ujar Anggota Komisi II F-PKS, Jazuli Juwaini, Kamis (22/8).

Pemerintah berencana membuka lowongan CPNS tahun 2013 sebanyak 65.000 formasi. Dari jumlah tersebut 25.000 untuk instansi pusat dan 40.000  untuk instansi daerah. Hal ini terungkap dalam pemaparan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB),  Azwar Abubakar pada Raker Komisi II DPR di Senayan (21/8).


Menpan RB memaparkan rekrutmen CPNS beda dan semakin memantapkan upaya reformasi birokrasi yang telah dirintis oleh kementeriannya. Diantara perbedaannya, menurut Menpan RB, terdapat pada paradigma rekrutmen benar-benar  menekankan komptensi calon dimana soal tes disusun oleh konsorsium 10 PTN, pengenalan tes berbasis computer atau Computer Assisted Test (CAT), serta zero tolerance KKN. Menpan RB menjamin rekrutmen CPNS kali ini jauh lebih ketat dan berkualitas.

Menurut Jazuli yang juga Ketua DPP PKS ini, penyimpangan terhadap reformasi birokrasi dan rekrutmen CPNS lebih banyak terjadi di lapangan. Hal ini terjadi karena kesadaran moral yang rendah (moral hazard), pengawasan yang lemah, dan penegakan hukum yang tidak tegas dan memberi efek jera.

"Oleh karena itu jangan heran jika masih terdengar praktek calo, pungli, dan katebelece, bahkan penipuan. Tanpa ada penyadaran, pengawasan dan law enforcement, non-sense kita akan menegakkan reformasi di birokrasi kita melalui rekrutmen CPNS," tegasnya seperti dalam keterangan tertulisnya.

Namun demikian, Jazuli tetap optimis jika pemerintah bersungguh-sungguh membangun paradigma reformasi birokrasi, mengembangkan sistem dan manajemen SDM PNS yang kuat termasuk dalam proses rekrutmen, lalu menjalankannya secara konsekuen,  perbaikan kualitas PNS dan pelayanan publik adalah hal yang niscaya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya