Berita

Pemudik Bersepeda Motor/net

LEBARAN 2013

Pemudik Bersepeda Motor Turun Signifikan

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 07:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemudik pengguna sepeda motor selama masa angkutan lebaran 2013 mengalami penurunan cukup signifikan yakni mencapai 33,97 persen atau menjadi 2.506.030 orang dari sebelumnya di 2012 sebanyak 3.795.368 orang atau 1.381.116 sepeda motor.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengungkapkan, menurunnya jumlah pengguna sepeda motor salah satu penyebabnya adalah lantaran makin meningkatnya partisipasi kalangan industri, BUMN, Partai Politik, dan juga yang diselenggarakan Pemerintah, seperti mudik bersama.

"Secara keseluruhan pelaksanaan mudik lebaran tahun ini lebih baik, lebih terkoordinir, dan Posko berjalan lancar dibandingkan tahun lalu," ujar Mangindaan dalam Penutupan Posko Terpadu Tingkat  Nasional beberapa hari lalu di Jakarta, seperti dilansir dari laman dephub.go.id, Kamis (22/8).


Jelas dia, selain pengguna sepeda motor, secara keseluruhan pengguna kendaraan pribadi juga mengalami penurunan hingga 16,47 persen dari 5.488.140 orang atau 1.097.628 kendaraan menjadi 4.584.085 orang atau sebanyak 1.046.096 kendaraan.

Menurut Mangindaan, karena memerhatikan hasil evaluasi sementara pada H+3 lalu, untuk beberapa moda seperti moda jalan, kereta api, udara, dan laut diperkirakan belum kembali, ditambah lagi libur karyawan swasta dan siswa sekolah hingga 18 Agustus, maka Posko diperpanjang hingga H+10 (18/8).

Sementara total jumlah penumpang yang menggunakan moda angkutan umum baik darat, kereta api, laut, maupun moda udara pada tahun ini ditambahkan Menteri asal Partai Demokrat ini, mengalami peningkatan 1,26 persen dari 16.436.107 di 2012 menjadi16.643.083 penumpang.

"Pelaksanaan angkutan lebaran 2013 lebih baik karena adanya sinkronisasi program di semua sektor, dan koordinasi yang baik antara Posko Tingkat Nasional dan Posko yang ada di daerah," terang Mangindaan.

Dengan berakhirnya Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2013 ini, Ia meminta para Dirjen untuk segera melakukan analisis dan evaluasi penyelenggaraan Angkutan Lebaran dan sekaligus mencari upaya dan terobosan baru untuk peningkatan pelayanan di tahun-tahun mendatang. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya