Berita

ilustrasi/net

Politik

Lebih Fair Hasil Konvensi Demokrat Diputuskan Sebelum Pileg

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 06:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kembali disuarakan, konvensi Partai Demokrat adalah akal-akalan untuk mendongkrak suara yang merosot jelang pemilu 2014. Peserta konvensi di luar Demokrat hanya dijadikan juru kampanye untuk memenangkan partai penguasa itu pada pileg pada 9 April 2014 mendatang.

"Konvensi Demokrat hanya mengelabui suara pemilih yang mengharapkan peserta di luar Demokrat yang sudah disebut-sebut akan dijadikan peserta seperti; Jusuf Kalla, Mahfud MD, Irman Gusman, Dahlan Iskan dan Anis Baswdan.  Mereka ini jelas-jelas mempunyai pendukung yg menginginkan mereka jadi Presiden," ujar pengamat politik, M. Uncu Natsir seperti dalam rilisnya yang diterima redaksi, Kamis (22/7) .

Menurut Uncu, disebut akal-akalan karena pengumuman siapa yang akan diusung menjadi capres dari Demokrat baru akan diumumkan pada bulan Mei 2014, atau setelah pemilu legislatif selesai.


Lebih lanjut dikatakannya, akan fair kalau capres dari Demokrat hasil konvensi diputuskan beberapa bulan sebelum pemilu legislatif, sehingga  para pendukung capres terpilih dan rakyat pemilih yang menginginkan capres tersebut akan berusaha memenangkan Partai Demokrat pada pemilu legislatif, agar bisa maju pada pemilu presiden.

"Jangan membohongi rakyat pemilih dengan menjadikan idola atau pemimpin yang mereka sebagai peserta konvensi Demokrat yang ujungnya patut dipertanyakan karena ditangan Majelis Tinggi Demokrat setelah pemilu legislatif selesai," tandas Natsir yang juga mantan Anggota DPR ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya