Berita

Bendera GERINDRA/net

Politik

Gerindra Temukan Ribuan Kejanggalan dalam Daftar Pemilih Sementara

RABU, 21 AGUSTUS 2013 | 09:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gerakan 20 September yang dideklarasikan oleh Prabowo Subianto pada 13 Agustus 2013 mendapatkan respon yang positif dari kader dan simpatisan Partai Gerindra. Berdasarkan data yang masuk ke Pusat Data Partai Gerindra hingga kemarin sore (Selasa, 20/8), telah ditemukan ribuan kejanggalan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

Menurut Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, sedikitnya ada 5 juta kader dan simpatisan Partai Gerindra yang hari ini mendatangi kantor kelurahan setempat untuk melakukan pengecekan apakah nama mereka benar terdaftar di daftar pemilih. Selain itu dilakukan pula pengecekan apakah ada kejanggalan berupa adanya pemilih ganda dan pemilih fiktif.

Ketua Satuan Tugas Advokasi Partai Gerindra, Habiburokhman SH menyatakan bahwa segala laporan yang masuk akan ditindaklanjuti pihaknya.


"Kami telah menyiapkan 1.000 advokat untuk menyisir semua laporan. Gerakan 20 Agustus ini adalah bukti nyata bahwa kami berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkan pemilihan umum yang jujur dan adil." ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/8).

Jelas dia, ada banyak kantor kelurahan yang belum memasang daftar DPS di mading kelurahan seperti di Kelurahan Pejaten Timur. Di kelurahan yang sama juga terdapat perbedaan antara data online dengan data di kantor kelurahan, yaitu 20.020 DPS menurut data online dan 50.173 DPS menurut data di kantor kelurahan.

"Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang belum datang ke kantor kelurahan terdekat antara besok sampai dengan hari jumat tanggal 23 Agustus 2013. Segala temuan mengenai kejanggalan tersebut dilaporkan langsung ke Satuan Tugas Advokasi Pemilu 2014 Gerindra di alamat email laskar@partaigerindra.or.id atau formulir online di: http://tinyurl.com/LaskarGerindra atau melalui SMS ke nomor 08129624864," tandas Habiburokhman. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya