Berita

Politik

Ini Uraian SBY tentang Asumsi Makro Ekonomi 2014

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 | 21:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan asumsi makro ekonomi tahun 2014 mendatang. Dalam pidatonya itu dijelaskan target pertumbuhan ekonomi dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014 adalah 6,4%, lebih tinggi dibandingkan target pertumbuhan RAPBN-P 2013 sebesar 6,3%.

"Dengan memperhatikan kondisi eksternal dan, perkembangan ekonomi domestik tersebut, serta sasaran RPJMN 2010-2014, pemerintah menyusun RAPBN tahun 2014 dengan hati-hati. RAPBN 2014 ada diatas asumsi dasar makro, bahwa pertumbuhan ekonomi diharapkan mencapai 6,4%," tutur SBY di hadapan anggota DPR dan DPD, Jumat (16/8).

Dengan target pertumbuhan itu, SBY menargetkan inflasi tahun depan bisa dijaga pada kisaran angka 4,5%. Kemudian, asumsi nilai tukar rupiah ada pada angka rata-rata Rp 9.750 per dolar Amerika Serikat.


Pertimbangannya adalah, angka tersebut dianggap lebih realistis dan Indonesia bisa menjaga stabilitas ekonomi.Sementara itu, presiden mengatakan, pemerintah terus menjaga kesehatan fundamental ekonomi dan fiskal. Tujuannya adalah agar instrumen surat utang negara tetap memiliki daya tarik yang tinggi bagi investor.

Terkait dengan hal itu, asumsi rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan, disusun pada tingkat 5,5%. Demikian juga dengan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP).

Setelah mempertimbangkan berbagai faktor utama, asumsi rata-rata harga minyak mentah Indonesia dipatok pada harga US$ 106 per barel. Sementara itu, asumsi lifting minyak mentah dan lifting gas bumi menunjukkan penurunan, akibat usia sumber yang kurang produktif.

Namun demikian, kata SBY, pemerintah berupaya mengatasinya. Di tahun 2014, Pemerintah memperkirakan lifting minyak mentah mencapai 870.000 barel per hari, sementara lifting gas bumi mencapai 1.240 barel setara minyak per hari.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya