Berita

dipo alam/net

Politik

Menurut Dipo Alam, Open House SBY Buktikan Indonesia Aman

JUMAT, 09 AGUSTUS 2013 | 08:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pelaksanaan silaturahmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga dengan ribuan rakyat Indonesia melalui Open House Idul Fitri 1434 H, kemarin (Kamis, 8/8) merupakan bukti bahwa Indonesia aman.

"Para duta besar heran acara Presiden terima rakyat. Itu hanya di Indonesia, katanya, bagaimana keamanannya? Syukur kita relatif aman," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam melalui akun twitternya @dipoalam 49.

Menurut Seskab, para duta besar negara sahabat juga bertanya "Presiden dan Wapres bersama meninjau mudik ke stasiun kerata api (KA), pelabuhan, terminal bus, apa tidak bahaya? Syukur semua selamat, Indonesia aman, amien," ujar Seskab lagi, dikutip dari situs resmi Seskab.


Seskab Dipo Alam meyakini, kalau rakyat bisa bersama mencegah terorisme, kekerasan, korupsi, konflik komunal,main hakim sendiri, dan kejahatan narkoba.

Acara open house Idul Fitri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Yudhoyono di Istana Negara, kemarin, diikuti oleh ribuan warga masyarakat.

Open house untuk masyarakat umum ini dimulai pukul 15.30 WIB. Presiden SBY dan Ibu Ani, didampingi anak dan menantunya, menyambut warga yang sudah mengantre  mulai dari halaman Istana Negara hingga ke dalam ruang keluarga.

Ada 5 ribu kartu antrean disiapkan, dimana warga yang akan bersilaturahim dengan Presiden SBY dan keluarga dibagi dalam 10 gelombang. Setiap gelombang terdapat 500 orang dari berbagai kalangan masyarakat. Pengambilan kartu ini dimulai pukul 13.30 WIB di halaman Gedung Sekretariat Negara, dan ditutup pukul 16.30 WIB. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya