Berita

ilustrasi/net

Terkonfirmasi Sudah, Konvensi Demokrat Cuma Main-main!

SELASA, 06 AGUSTUS 2013 | 09:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Beberapa pernyatan yang dikeluarkan elit Demokrat bahwa pemenang konvensi belum tentu menjadi calon presiden dalam Pilpres 2014 menunjukkan dan mengkonfirmasi bahwa konvensi tidak serius.

"Konvensi benar-benar tidak bermakna," kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 6/8).

Pernyataan Asep ini menangapi pernyataan Roy Suryo yang dibenarkan anggota Dewan Pembina Demokrat, Ahmad Mubarok, bahwa pemenang konvensi belum tentu jadi capres.


Pernyataan Roy yang dibenarkan Mubarok ini terkait dengan angka presidential threshold yang bila tidak memenuhi 20 persen maka Demokrat harus berkoalisi. Karena harus berkoalisi ini maka belum tentu Demokrat mampu mengusung capres, dan bisa jadi hanya mengusung cawapres.

Terkait pernyataan ini, Asep menegaskan bahwa hakikat konvensi dalam bahasa politik adalah untuk mengusung capres, bukan yang lain. Karena itu Asep menilai pernyataan elit Demokrat ini mengkonfirmasi bahwa konvensi hanya main-main belaka.

"Konvensi ini benar-benar mubazir," demikian Asep. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya