Berita

sby

Politik

SBY: Kalau Mabuk, Lihat Pemandangan Laut

MINGGU, 04 AGUSTUS 2013 | 15:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden SBY meninjau langsung arus mudik para pengendaraan sepeda motor yang mudik gratis dengan menggunakan Kapal perang KRI Banda Aceh-593 TNI AL dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Minggu (4/8).

Presiden tiba di Terminal Penumpang Nusantara 2, Tanjung Priok, sekitar pukul 10.00 WIB, Ia langsung menyapa para pemudik baik yang berada di kamar lantai satu khusus ibu dan anak maupun yang berada di dak kapal lantai dua.

"Ada yang ke Magelang, Purwodadi, Madiun, Semarang, Pacitan," kata Presiden disambut riuh para pemudik yang memenuhi dak kapal lantai dua tersebut.


Menurut SBY, kalau ada yang sakit, di kapal ada dokter. Tapi ia berharap mudah-mudahan tidak ada yang sakit dan tidak ada yang mabuk selama perjalanan dan selamat hingga tujuan.

SBY juga menyampaikan resep agar pemudik dengan kapal tidak mabuk, khususnya bagi penumpang yang baru sekali ini melakukan pejalanan laut.

"Selama di kapal kalau ombaknya goyang-goyang pusing dikit, ke luar geladak. Lihat pemandangan dan hirup udara segar, biasanya sehat kembali. Itu resep terbaik," pesan SBY seperti dilansir dari situs resmi Sekretariat Kabinet RI.

Presiden dalam kesempatan itu meminta agar para pemudik menjaga keselamatannya, sehingga dapat bertemu dengan sanak keluarga di rumah untuk merayakan hari raya Idul Fitri.

Pukul 10.35 WIB, Presiden yang didampingi Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu bergegas memasuki mobil. Sebelum memasuki mobil, Presiden SBY kembali melambaikan tangan ke para pemudik, dan disambut dengan antusias para pemudik. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya