Berita

foto:net

Dunia

Antisipasi Ancaman Al Qaeda, Kanada Tutup Kantor Kedubes di Bangladesh

MINGGU, 04 AGUSTUS 2013 | 13:37 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ancaman teror yang dilakukan jaringan al Qaeda rupanya turut memaksa Kanada menutup kantor kedutaan besarnya di Ibukota Bangladesh, Dhaka pada Minggu (4/8).

Hal ini diakui Kanada memang dilakukan sebagai bentuk pencegahan keamanan terhadap ancaman teror dari jaringan teroris yang pernah dipimpin oleh Osama bin Laden itu di Timur Tengah dan Asia Selatan.

"Ini merupakan tindakan keselamatan dan keamanan staff kami di luar negeri," kata jurubicara Departemen Luar Negeri bidang Perdagangan dan Pembangunan Kanada, Emma Welford,  sebagaimana dilansir Fox News (Minggu, 4/8).


Welford mengaku pihaknya akan terus memantau perkembangan teror di dua wilayah itu. Termasuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pun begitu Ia tidak mau menjelaskan secara spesifik apa dan bagaimana tindakan pencegahan itu dilakukan.

"Kami tidak akan berkomentar secara terbuka dan spesifik mengenai tindakan pencegahan keamanan di kedutaan besar kami," tambahnya.

Setidaknya antisipasi Kanada ini dilakukan setelah setelah terjadi serangan bom bunuh diri di konsulat India yang terletak di kota Jalalabad, Afghanistan Timur pada Sabtu (3/8), dan menewaskan sembilan warga sipil. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya