Berita

ilustrasi/net

Kapal Boat yang Ditumpangi 40 TKI Tenggelam di Malaysia

4 Selamat Selebihnya Belum Ditemukan
MINGGU, 04 AGUSTUS 2013 | 07:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kapal Boat Pancung yang mengangkut 40 orang penumpang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tenggelam di perairan Johor, Malaysia pada tanggal 1 Agustus 2013 pukul 22.00 waktu Malyasia.

Kapal tersebut berangkat dari Tanjung Sedili Johor, Malaysia menuju Batam, Indonesia. Sebanyak 40 orang TKI yang diangkut itu diantaranya 8 wanita dan 3 balita. Tenggelamnya kapal tersebut diperkirakan akibat hantaman ombak yang mengakibatkan kapal terbalik.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Atase Perhubungan di KBRI Kuala Lumpur pada tanggal kemarin (Minggu, 3/8) telah dilakukan pencarian oleh 36 orang Penguatkuasaaan Maritim Malaysia (APMM). Berdasarkan pencarian tersebut, pada dinihari telah diselamatkan 4 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang terapung di Perairan Desaru Johor oleh nelayan dan telah diserahkan ke APMM Tanjung Sedili Johor. Adapun nama-nama korban yang diselamatkan tersebut adalah; Tajwir Abdullah asal Batam, Edi Bin Mulyadi asal Jawa Timur, Moh. Syaiful Bahri asal Lombok Timur dan Mustopo asal Flores.


Seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Perhubungan, hingga saat ini pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor terus melakukan koordinasi dengan APMM untuk melakukan pencarian terhadap korban lain yang belum ditemukan. Selain itu Konjen RI di Johor terus melakukan koordinasi dengan APMM untuk memantau perkembangan kejadian tersebut. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya