Berita

Olahraga

ASIAN YOUTH GAMES II

Bulutangkis, Taekwondo, dan Angkat Besi Jadi Andalan

JUMAT, 02 AGUSTUS 2013 | 03:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo melepas kontingen Indonesia berlaga di ajang Asian Youth Games (AYG) II di Nanjing, Cina pada 16-24 Agustus 2013.

Indonesia ditargetkan meraih 12 medali di multievent tersebut.

AYG merupakan kejuaraan multicabang olahraga empat tahunan. Sebanyak 45 negara akan berpartisipasi di 16 cabang olahraga yang dipertandingkan dan diikuti oleh atlet berusia 14-17 tahun.


Indonesia akan mengikuti 14 cabang olahraga dari 16 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kontingen Indonesia berkekuatan 104 atlet, serta 40 ofisial dan tenaga pendukung. Cabang olahraga bulu tangkis, taekwondo, dan angkat besi akan menjadi andalan Indonesia untuk meraih medali di ajang AYG II.

“Kumandangkan lagu kebangsaan di sana. Jangan tampil penuh beban. Main lepas saja. Saya berharap kalian melampaui target 12 medali, yaitu 1 perak dan 11 perunggu. Cabang yang diunggulkan, bulu tangkis, angkat besi, dan taekwondo,” kata Roy Suryo ditemui pada acara pelepasan kontingen Indonesia di Jakarta, Kamis malam (1/8).

Pada kesempatan yang sama, Ketua KOI, Rita Subowo mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah kepada atlet Indonesia. Dalam rangka persiapan berlaga di AYG saja, KOI mempersiapkan atlet dalam kondisi serba kekurangan.

“Kami keterbatasan dana, diperlukan dana sebesar 6 miliar untuk kontingen Indonesia di AYG. Tapi itu tidak masalah. Para atlet harus bertanding penuh semangat,” keluhnya.

Asian Youth Games adalah ajang multi cabang olahraga yang diselenggarakan empat tahun sekali untuk melengkapi ajang Asian Games. Asian Youth Games 2009 diselenggarakan pertama kali di Singapura sebagai ajang pengujian kesiapan Olimpiade Remaja.

Pada AYG 2009, Indonesia menempati peringkat ke-21 dari 43 negara. Waktu itu, Indonesia hanya meraih 1 medali perunggu melalui cabang olahraga voli pantai. [zul]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya