Berita

muhammad nazaruddin/net

Politik

Keterangan Nazaruddin Jangan Jadi Pengalihan Isu!

KAMIS, 01 AGUSTUS 2013 | 14:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pengusutan terhadap tumpukan kasus korupsi yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, jangan dihentikan.

Hal itu kembali ditekankan mengingat saat ini terpidana kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games itu kembali membuat "heboh" pemberitaan media massa dengan keterangan-keterangannya seputar kasus korupsi yang libatkan para pejabat negara dan parpol serta para anggota DPR.

"Kasus korupsi Nazar yang banyak itu tetap harus diteruskan oleh KPK, tidak boleh didiamkan. Sebab, sudah semua masyarakat mengetahuinya," kata anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (1/8).


Martin menolak bila keterangan Nazaruddin itu jadi alasan KPK untuk tidak fokus lagi menangani kasus-kasus korupsi Nazaruddin yang jumlahnya dipercaya sangat banyak, dan melibatkan lebih banyak lagi elite politik.

Namun, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini tetap yakin Nazaruddin tidak main-main dalam memberikan keterangan karena segala pengakuannya akan berakibat pada dirinya sendiri. Salah satu kekuatiran Martin adalah anggota DPR yang sebetulnya masih berintegritas dipaksa menanggung akibat ulah segelintir anggota DPR yang korup. Apalagi, setelah Nazaruddin berkicau.

"Apa yangg diungkapkan Nazar kemarin di KPK harus juga diusut oleh KPK. Karena lembaga DPR jadi tersandera oleh banyaknya kasus persekongkolan di DPR untuk membajak uang negara," tegasnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya