Berita

SBY/NET

Politik

Presiden SBY: Rakyat Suka Politisi Akur

KAMIS, 01 AGUSTUS 2013 | 08:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden SBY mengatakan, yang diharapkan rakyat sekarang adalah negaranya aman, tenang dan damai, bebas dari rasa ketakutan.

Hal itu disampaikan Kepala Negara saat berbuka puasa bersama dengan masyarakat Kabupaten Bondowoso di Bondowoso, Jatim, kemarin (Rabu, 31/7).

Sejak menjadi presiden, SBY telah menerima 3,5 juta SMS dari rakyat Indonesia. Selain itu, ada 150 ribu surat, dan juga berbagai masukan melalui media sosial, di twitter, maupun facebook.


Jelas SBY, rakyat juga ingin bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya, tidak muluk-muluk, bisa punya makanan yang cukup, bisa punya sandang, ada hunian yang layak, putra-putrinya bisa bersekolah, kalau sakit bisa berobat, kemudian lingkungannya juga tidak buruk.

"Lantas mereka juga tidak suka kalau politik ini gaduh, kalau politisi berantem satu sama lain rakyat tidak suka, tapi kalau politisi akur meskipun berkompetisi tapi tidak memutus silaturrahim rakyat kita juga suka. Jadi sebenarnya justru segala sesuatunya harus kita arahkan, kita tujukan untuk memenuhi harapan, keinginan, dan kebutuhan rakyat kita," terang SBY yang juga didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum Partai Demokrat ini mengajak Gubernur, Bupati, termasuk semua jajaran Komando Teritorial Militer, Komando Kepolisian Daerah dan pejabat pemerintahan lainnya, untuk mendengarkan apa yang diharapkan oleh rakyat.

"Rakyat tidak perlu teori yang muluk-muluk, tidak perlu strategi yang hebat-hebat. Mereka ingin kehidupan sehari-harinya dari tahun ke tahun bertambah baik," tandas SBY seperti dikutip dari setkab.go.id. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya