Berita

Fadli Zon/net

Politik

Gerindra Desak Pemerintah Panggil Dubes Inggris

SELASA, 30 JULI 2013 | 06:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Penyadapan yang dilakukan kepada Presiden SBY di Inggris bukan semata persoalan personal SBY melainkan sudah menyangkut masalah keamanan nasional.

"Pemerintah harus tegas dan memprotes negara Inggris. Pemerintah juga harus memanggil dan meminta penjelasan Dubes Inggris sebagai perwakilan mereka," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, saat berbincang di kawasan Jakarta Pusat, Senin malam (29/7).

Fadli pun menilai pernyataan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa yang mau menanyakan dan mengklarifikasi dulu soal penyadapan ini membuktikan diplomasi Indonesia sangat lemah. Dan tentu saja, diplomasi yang lemah ini akan merugikan kepentingan nasional di masa mendatang.


Di saat yang sama, Fadli juga menyarankan agar protap keamanan kepala negara harus ditata ulang. Bahkan bila perlu Istana Negara juga kembali diperiksa.

"Jangan-jangan Istana disadap. Kita ini sudah telanjang di hadapan negara lain. Ini berbahaya," demikian Fadli. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya