Berita

JOKO WIDODO/NET

Olahraga

Jokowi Klaim 300 PKL Tanah Abang Bersedia Pindah

SENIN, 29 JULI 2013 | 14:45 WIB | LAPORAN:

Pemerintah DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 1.100 kios di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sedangkan jumlah pedagang kaki lima (PKL) yang akan direlokasi ada sekitar 700 pedagang.

"Dari jumlah kios yang tersedia, artinya Blok G cukup menampung PKL yang terkena relokasi. Kita sudah hitung detailnya, lebih dari cukup untuk masukkan yang di luar ke dalam Blok G," terang Gubernur Joko Widodo kepada wartawan.

Mantan Walikota Solo ini bahkan mengklaim bahwa sebanyak 300 PKL telah bersedia pindah dan mendaftarkan diri untuk ditempatkan ke Blok G. Pihaknya akan terus mengupayakan agar sisanya mau direlokasi setelah Lebaran.


"Sekarang kan sudah ada sebagian besar PKL yang mau menempati Blok G, tinggal kita upayakan yang separuhnya lagi,” ujarnya.

Namun sebelum relokasi, Pemprov DKI akan menyelesaikan pembangunan jembatan penghubung antara Blok F dengan Blok G, termasuk renovasinya. Setelah itu, baru relokasi PKL dilakukan.

Ia juga berjanji akan mengajak dialog para PKL dan juga preman yang selama ini membekingi pedagang.

"Kalau bisa diajak bicara baik-baik, kita akan baik. Tetapi kalau tidak baik, yah kita juga tidak baik. Tapi selama ini kan masih baik-baik saja," tuturnya.[wid]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya