Berita

teroris/net

Dunia

Presiden Somalia dan PBB Kecam Serangan di Kedubes Turki

MINGGU, 28 JULI 2013 | 18:39 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Somalia Sheikh Hassan Mohamoud dan PBB mengutuk serangan bunuh diri di rumah staff kedutaan besar Turki di Mogadishu, yang menewaskan dua warga negara Turki.

"Pemerintah Turki adalah salah satu sekutu kami yang paling menentukan dan dapat diandalkan. Jadi serangan terhadap warganya di Mogadishu sangat menyedihkan," kata Presiden Mohamoud dalam sebuah pernyataannya sebagaimana dilansir Bloomberg (Minggu, 28/7).

Sementara itu, staff PBB untuk Somalia, Nicholas Kay mengecam tindakan anarki ini dan menuduh serangan ini dilakukan oleh kelompok teroris al Shabaab.


"Simpati dan belasungkawa mendalam saya berikan kepada pemerintah Turki, para korban dan mereka yang telah kehilangan orang yang dicintai," kata Kay.

Ia menyayangkan hal ini terjadi mengingat Turki telah bekerja tanpa lelah membantu rakyat Somalia selama beberapa tahun terakhir.

Al Shabaab adalah afiliasi al Qaeda di Somalia dan juga telah melakukan beberapa serangan baik di dalam negeri maupun di negara tetangga seperti Kenya selama bertahun-tahun. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya