Berita

paus fransiskus/net

Dunia

Paus Fransiskus Desak Pemuda Brazil Jadi Atlet Kristus

MINGGU, 28 JULI 2013 | 16:58 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Paus Fransiskus mendesak pemuda Katolik di Brasil untuk menjadi 'Atlet Kristus'. Desakan ia sampaikan dalam sebuah pidato memperingati Hari Pemuda Dunia di Rio de Janeiro, Brazil, pada Sabtu (27/7) waktu setempat.

Paus asal Argentina ini juga menggunakan metafora sepakbola di negara yang memenangkan Piala Dunia lima kali, untuk membangkitkan kembali semangat keimanan umat Katolik Brazil. Hal ini lantaran banyak pemuda Katolik Brazil yang lebih mengutamakan sepakbola daripada iman agama.

"Di sini di Brasil, seperti di negara lain, sepakbola adalah semangat nasional," kata Paus dihadapan lebih dari dua juta pemuda Katolik yang berkumpul di Pantai Copacabana, sebagaimana dilansir Sky News (Minggu, 28/7).


"Sekarang, apa yang pemain lakukan ketika mereka diminta untuk bergabung dengan tim? Mereka harus berlatih, dan banyak berlatih," kata penggemar klub Buenos Aires San Lorenzo.

Hal yang sama, lanjutnya, juga terjadi pada kehidupan manusia sebagai murid-murid Tuhan. "Yesus menawarkan sesuatu yang lebih besar dari Piala Dunia," kata Paus.

"Dia menawarkan kita kehidupan yang cukup. Dia juga menawarkan kita masa depan bersamanya, masa depan yang tak berujung, hidup yang kekal. Tapi dia meminta kita untuk membayar tiket, dan tiketnya yaitu berlatih, sehingga kita dapat menghadapi setiap situasi kehidupan dengan gentar. Melatih iman kita," lanjut Paus Fransiskus.

Ia pun menyebut orang-orang yang mampu melatih iman dengan baik sebagai "atlet Kristus" yang memiliki semanga dalam menegakkan tiang agama.

"Anda yang melatih iman adalah atlet Kristus," tandasnya. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya