Berita

Plamen Oresharski/net

Dunia

Tujuh Minggu Didemo, PM Bulgaria Keukeuh Ogah Mundur

SABTU, 27 JULI 2013 | 16:25 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri Bulgaria bersikeras tidak mau mundur dari jabatannya meski protes menuntut pengunduran diri itu terjadi hampir setiap hari.

Sudah hampir tujuh minggu ribuan warga Bulgaria, yang sebagian besar terdiri dari pemuda berpendidikan, menggelar unjuk rasa menuntut PM Plamen Oresharski mundur. Aksi ini mereka lakukan tepat di luar gedung parlemen di Ibukota Sofia.

Demonstran menyebut pemerintahan Oresharski korup dan lebih didominasi oleh kepentingan bisnis.


Pun begitu, Oresharski tetap keukeuh dirinya tidak mau mundur. Ia mengaku punya banya program dan tidak akan mundur sebelum merealisasikan program-program itu.

"Kami memiliki rencana yang jelas dan kami akan terus maju," kata Oresharski dalam sebuah wawancara di kantornya, sebagaimana dilansir Reuters (Sabtu, 27/7).

Lebih lanjut, ia mengaku memiliki tanggung jawab besar terhadap negara dan Ia juga percaya pengunduran diri tidak akan memecahkan masalah negara.

"Ketika kita berbicara tentang pengunduran diri, yang merupakan keputusan pribadi, mudah saja dilakukan. Namun saya akan bertanggung jawab bagi negara. Saya tidak pernah mendengar ada argumen yang meyakinkan bahwa pengunduran diri secara otomatis akan memecahkan masalah negara," tegasnya. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya