Berita

pemilu kamboja/net

Dunia

Besok, 123 Kursi Parlemen Kamboja Diperebutkan

SABTU, 27 JULI 2013 | 15:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Besok (Minggu, 28/7), Rakyat Kamboja akan melangsungkan pesta demokrasi pemilihan umum parlemen yang kelima. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Nasional Kamboja (NEC) Tep Nytha mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan yang matang.

Dalam sebuah konferensi pers, Nytha mengatakan bahwa NEC sudah menyiapkan seorang perwakilan di tiap tempat pemungutan suara (TPS). Termasuk menyiapkan pasukan keamanan untuk memastikan keamanan dan ketertiban umum.

"Kami sudah siap untuk pemilu pada hari Minggu," tegasnya sebagaimana dilansir People's Daily Online (Sabtu, 27/7).


Sekitar 9.670.000 pemilih akan memberikan suara mereka di 19.009 TPS yang tersebar di seluruh penjuru Kamboja nasional.

Sementara delapan partai politik akan bersaing dalam memperebutkan 123 kursi parlemen. Diantara ini adalah dua partai utama, Partai Rakyat Kamboja yang berkuasa dan partai oposisi Partai Penyelamatan Nasional Kamboja.

Sedang enam partai lainnya adalah Partai Funcinpec, yang dipimpin Putri Norodom Arun Rasmey, bungsu dari Almarhum Raja Norodom Sihanouk Bapa, Partai Liga untuk Demokrasi, Partai Kebangsaan Kamboja, Partai Republik Demokrat, Partai Anti-Kemiskinan Khmer, dan Partai Pembangunan Ekonomi Khmer.

Sekitar 40.142 pengamat nasional dan 291 pemantau internasional juga telah disiapkan untuk memantau jalannya pemilu. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya