Berita

rhoma irama/net

Mahfud MD Tak Sepantasnya Sindir Rhoma Irama

SABTU, 27 JULI 2013 | 15:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sindiran mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD terhadap raja dangdut Rhoma Irama disayangkan. Sindiran itu dinilai tidak sepatutnya disampaikan orang sekelas Mahfud.

"Saya pribadi menyayangkan reaksi MMD (Mahfud MD) yang cenderung negatif, bahkan sisnis terhadap lawan tandingnya tersebut. Bukan saja ini sebuah strategi kampanye yang kurang elegan, tetapi juga menurunkan wibawa beliau," ujar pengamat politik senior AS Hikam (Sabtu, 27/7).

"Mungkin akan lebih tepat jika MMD mengempos semangatnya berkompetisi dalam konvensi Capres di PKB (kalau ada), seperti halnya kalau MMD jadi ikutan konvensi Capres PD," sambung Hikam.


Hikam mengungkapkan itu terkait perang dingin antar bakal calon presiden yang bakal diusung PKB, Mahfud MD dan Rhoma Irama. Keduanya, dalam pandangan Hikam, mulai tampak saling menyerang untuk mencari dukungan siapa yang paling pantas menjadi dari partai itu.

Sejurus dengan itu, elit DPP PKB pun tampaknya ikut mengompori kedua tokoh tersebut, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar cenderung menonjolkan lektabilitas Rhoma Irma yang katanya makin menguat. Sementara Ketua Fraksi PKB Marwan Jakfar selalu mengatakan Rhoma belum capres PKB.

Rhoma Irama pun tak mau kalah. Dia menyatakan sudah meneken kontrak sebagai bacapres PKB. Hal inilah yang disindir Mahfud. Menurut Mahfud, pernyataan Rhoma Irama itu hanya klaim belaka.

"Inilah fenomena politik yang pasti akan menjadi tontonan (bukan tuntunan) yang menarik dan akan diekspos serta dikembangkan media," demikian Hikam, bekas politikus PKB ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya