Berita

JOKO WIDODO/NET

Olahraga

Pemprov Pastikan Rangkul Polda Gusur PKL Tanah Abang

JUMAT, 26 JULI 2013 | 17:51 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merangkul Polda Metro Jaya untuk membantu menindak tegas para PKL yang tetap membandel jualan di bahu jalan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Untuk sementara, para PKL itu diberi toleransi sampai Lebaran nanti.

"Nanti setelah Lebaran jadi kita lihat jelas peta lapanganya sudah 100 persen atau sudah kita pegang semuanya atau belum. Kita ketemu lagi setelah lebaran nanti dan bicarakan solusinya," ujar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Balaikota, Jakarta, Jumat (26/7).

Begitu pula dengan preman-preman yang kerap berulah meresahkan masyarakat. Pemprov tidak akan memberdayakan mereka.


"Nggak lah, tergantung mereka maunya gimana. Akan kita bicarakan. Kalau memang diajak bicara baik-baik mau ya kita akan ajak baik-baik," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI, Basuki T Purnama meminta kepada para PKL agar tidak memanfaatkan kesabaran pasangannya itu. Ia akan sabar menunggu sampai batas waktu yang disebut Jokowi. Selepas itu, ia tak segan-segan memenjarakan PKL yang ogah direlokasi dari bahu jalan Pasar Tanah Abang.  

"Pak Jokowi halus orangnya. Intinya gini lah, kita nggak mungkin lagi terlalu baik nolongin kamu (PKL) terus tetapi kamu ngelunjak," ketusnya.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya